About my Blog

Don't believe everything you see

29.4.12

~ Madu Mangkuk dan Rambut ~

Rasulullah SAW, dengan sahabat-sahabatnya Abu bakarr.a, Umar r.a, Uthman r.a dan Ali r.a bertamu ke rumah Ali r.a. Di rumah Alir.a, isterinya Sayyidatina Fathimah r.ha. putri Rasullullah SAW menghidangkanuntuk mereka madu yang diletakkan di dalam sebuah mangkuk yang cantik, dan ketika semangkuk madu itu dihidangkan sehelai rambut terikut di dalam mangkuk itu .

Baginda Rasulullah SAW kemudian meminta kesemuasahabatnya untuk membuat suatu perbandingan terhadap ketiga bendatersebut.(mangkuk yang cantik, madu, dan sehelai rambut)

AbuBakar r.a berkata,”Iman itu lebih cantikdari mangkuk yang cantik, orang yang beriman itu lebih manis dari madu, danmempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut.”

Umarr.a berkata,”Kerajaan itu lebih cantikdari mangkuk yang cantik ini,seorang raja itu lebih manis dari madu, danmemerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut.”

Uthmanr.a berkata,”Ilmu itu lebih cantik darimangkuk yang cantik ini, orang yang menuntut ilmu itu lebih manis dari maduini, beramal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih susah dari meniti sehelairambut.”

Alir.a,”Tamu itu lebih cantik dari mangkukyang cantik ini, menjamu tamu itu lebih manis dari madu ini, dan membuat tamusenang sampai kembali ke rumahnya adalah lebih sulit dari meniti sehelairambut.”

Fathimahr.ha,”seorang wanita itu lebih cantikdari mangkuk yang cantik ini,wanita yang berpurdah itu lebih manis dari madu,mendapatkan seorang wanita yang tak pernah dilihat orang lain kecuali muhrimnyalebih sulit dari meniti sehelai rambut.”

Rasullullah SAW berkata,”Seorang yang mendapat taufiq untuk beramal adalah lebih cantik darimangkuk yang cantik ini, beramal dengan amal yang baik itu lebih manis darimadu,dan berbuat amal dengan ikhlas adalah lebih sulit dari meniti sehelairambut”.

Malaikat Jibrail as berkata,”Menegakkan pilar-pilar agama itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik,menyerahkan diri,harta,dan waktu untuk usaha agama lebih manis dari madu, danmempertahankan usaha agama sampai akhir hayat lebih susah dari meniti sehelairambut”.

AllahSWT berfirman,”Syurgaku itu lebih cantikdari mangkuk yang cantik itu, nikmat syurgaku itu lebih manis dari madu, danjalan menuju ke syurgaku itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut”.